Wednesday, April 11, 2012

Note-book Bikin Sendiri (Handmade Note-book)

Berawal gara- gara kemarin, hari Selasa tanggal 10 April 2012, seharian hectic banget. Semua janji lupa, trus pekerjaan yang seharusnya sudah dikerjakan hari Senin, dikerjakan Selasa. Alhasil jadinya numpuk, padahal saat itu saya sudah ada janji ketemu orang, harus pergi ke ekspedisi untuk paketkan barang, ke ATM, dan saya belum makan!! Aaa.. tiba-tiba blank, I don't know what to do and which task I should do first. Oya, bahkan kertas Things-To-Do yang sudah Saya siapkan semalam sebelumnya HILANG! Haha parah euy....

Lalu teringat semalam browsing via Facebook, nemu note-book dan sketch-book keren-kereeen... 
Salah satunya punya Captain Ninds ini:

ini sketchbook punya MTC, ukuran A6. Aih lucuuu...
Sudah mupeng dan jari hampir memencet tombol "SEND" message untuk pesan, tapi tiba-tiba kuurungkan. Hiks ternyata kalau dihitung-hitung mahal juga untukku :( harganya sebenarnya reasonable, tapi ongkos kirimnya lumayan juga (khusus bagi dompet Saya :P) soalnya dari Makasar.

Jiwa dan raga ini sangat membutuhkan note-book untuk mencatat hal-hal yang perlu kulakukan (maklum pelupa). Dan Saya juga paling nggak bisa diem, dimana-mana dan kemana-mana harus coret-coret (menggambar bebas) hehe. Tapi karena keterbatasan dana :D akhirnya memberanikan diri coba-coba bikin note-book sendiri. Dulu pernah sih bikin sketchbook, tapi bahan-nya full dari kertas. Kalau dari bahan fabric masih belum berani :D
salah satu sketchbook dengan fabric cover buatan Marysza

Tapi karena terinspirasi dari blognya Marysza yang Alhamdulillah semalam ketemu blog itu dari link si Captain Ninds, then finally aku bikin juga note-book sejenis. Hasilnya masih jauuuh sangaat laaah yaa dari mbak Marysza, tapi namanya juga percobaan pertama *alibi* hihi...


bagian atasnya masih belum rapih euy


Masih ada lem-lem belepotan disana-sini, dan bahannya juga masih terbatas, pengeras covernya dari karton bekas kemasan susu bubuk dan kain keras, dan karena Saya ga bisa jahit mesin, note-book kali ini hampir full menggunakan lem! jahit tangan-nya cuma dikiit.. di bagian lidah penutup aja.


ini bagian lidahnya nanti Insya'Allah pengen dikasi magnet yang biasa di tas/dompet

Oya, if you notice, disitu tiba-tiba ada ornamen garis (band) hitam-stipes-putih, hehe itu aslinya band penyelamat, karena ketika antara kain keras dan kertas di setrika, lem lilin (glue-gun) yang sudah mengering ternyata ikutan leleh, jadi mengotori fabric bagian depan. Jorok banget diliatnya.. >_< tapi karena sudah diberi band jadi ga keliatan :P


band-penyelamat akhirnya jadi aksesoris pemanis di dalam juga

Aku tambahkan slot untuk pulpen. Karena nggak enak bangett, kalau udah punya buku catatan ditangan ternyata masih harus mencari-cari pulpen. Keburu mood sketching atau mencatat jadi hilaang....


bagian sambungan antara buku sama felt masih kurang rapih yah ^^ keliatan pitanya

Dan.. ini tampilan hasil akhirnya dari depan. Ukuran kertas sketch-book nya A6. Aku bikin dari potong kertas print A4 menjadi 2 bagian. Trus ukuran kertas yang telah jadi A5 itu dilipat jadi 2 trus dijahit ditengah di lipatannya seperti buku tulis biasa.

Handphone di sebelahnya sebagai perbandingan ukuran aja. Cukup dimasukin di bagian depan note-book. Jadi praktis kalau misalnya pergi ke ATM, ekspedisi, dll. Tinggal bawa dompet + note-book, and I am ready to go :D

penampakan dari depan
Untuk sementara note-book/sketch-book ini masih belum ada rencana dijual, tapi belum tahu kedepannya yah ^^. Soalnya Saya buat pertama tadi cukup jungkir balik banting tulang perjuangannya (haha hiperbola), jadi masih berfikir dulu untuk mulai bikin lagi yang custom.

Mungkin karena masih pertama yah, jadi masih belum tahu teknik-nya. 
Nanti semoga setelah pengerjaan order flanel yang sekarang kelar dan waktunya agak kosong insya'Allah pingin buat lagi yang lebih bagus bahan-nya dan tebal di bagian covernya. Ini sengaja dibuat tipis karena ga suka bawa buku berat hehe.

Bismillah semoga setelah ini nggak ada lagi TTD (Things-To-Do) yang hilang tercecer, nggak ada lagi lupa appointment, dan ga ada lagi clutter pekerjaan numpuk. Semoga, Aamiin... :)

Oya nanti insya'Allah mau Saya tambahkan divider dari kertas bergambar lucu seperti punya Marysza ^^ juga. Gambar menyusul ya!!

Wassalam,

-hay-


Saturday, April 7, 2012

Eat, Pray, Love

Assalamu'alaikum,
Hai, haii...
Beberapa hari kehilangan mood (lagi) menjelajah dunia maya.
Begitu sudah terasa agak sehat, langsuung deh seharian blogwalking sampai henpon dan order jualan ditinggal-tinggal :D

Oya jadi inget film Eat, Pray, Love yang dibintangi Julia Roberts, dari novel berjudul sama. Isi film ini benarnya lumayan dalem kalau dihayati betul-betul. Pencarian dia kepada agama nggak melulu didapat dari belajar agama secara langsung. Tapi dari pengalaman berkecimpung dengan dunia sehari-hari dan alam semesta. Dan apa hubungannya dengan post kali ini? Mari kita simak :D

Waktu sakit kemarin baru deh terasa, kalau selama ini Saya kurang perhatian dengan asupan makanan. Kadang makan terlalu banyak, kadang terlambat, trus yang dimakan jenisnya makanan instan, cepat saji, kurang sayur, dsb. Hasil periksa ke dokter ternyata Saya terkena tukak lambung, jadi sekarang kalau makan harus tepat waktu, 3 jam sekali, trus dilarang makan pedas, soda, dan konsumsi kopi harus dikurangi *phew..

Setelah tentang Eat (makanan), jangan lupa Pray (ibadah) dan Love. Hidup balance 3 hal ini yang bikin kita lebih sehat. Pengalaman berkali-kali sakit dalam 2 bulan ini mengajarkan banyak hal. Lebih banyak ibadah harusnya, bukan lebih banyak bekerja :D

Selama terkulai lemas dan ngantuk kena pengaruh obat, ada beberapa hasil browsing lewat henpon dan pengalaman yang mau ku-share nih:

  • Nemu blog lucuuu,  Ginger Melon. Si empunya blog bikin boneka flanel dan dijual patterrn-nya doang. Sempet ikutan coba-coba bikin boneka sejenis (dengan pattern yang uji coba seadanya karena belum mampu beli pattern asli-nya :D) 


Ini beberapa boneka hasil buatan si Ginger Melon
Dan ini hasil percobaanku....
Tadaaa!!....

My first attempt on GM doll
Hahaha mirip gak sih? Nyoba bikin kepala, berhasil meski bagian headcap nya agak eror di dekat leher dan di poni. Lain kali smoga nggak kasar lagi. Bikin tangan, Alhamdulillah berhasil. Kaki, berhasil. Udah segini dulu. Besok-besok dilanjut lagi deh insya'Allah dengan wardrobe-nya sekalian.

  • Setelah pencarian menaiki gunung dan lembah, akhirnya kesampaian juga makan tahu telor, *penting banget nih, haha*. Ternyata tahu telor yang yahud cuma ada di kantin kampus Saya dulu *hahaha
Tahu Telor idaman, - Kantin Kampus STIKOM Surabaya

  • Ada berita di timeline facebook bahwaa.. *jengjeeng... Sorak Sorai mengeluarkan gerombolan sketchbook baru! *gasp*. Sekarang malah ditambah tersedia yang ukuran B5. Bismillah saya pengen yang cupcake Ya Allaah... (wish) :D
ini yang cupcake bikin ngilerr..pengen punya

  • Pesanan bros rajut dari Crafty Patty sudah dataaang! Thank you jeung... :) Oiya Saya coba-coba jadi reseler yang jualin produk jeung Nopi dari  Crafty Patty nih. Karena kebetulan kemarin sempet foto-foto brosnya trus upload di fb, eeh kok Alhamdulillah banyak yang nanyain. Kalau ada yang tertarik jadi reseller juga, boleh langsung kontak jeung Nopi.. *promosi :P

pesanan bros untuk butik hijab, 3 lusin

Ini bros saking laku-nya, waktu barangnya dikirim ke kantor kakak ipar saya sempet laku 1 item lho. Butiknya juga nambah 1 lusin lagi setelah liat fotonya. Alhasil bros laris semua dengan menggembirakan. Hehe Alhamdulillah..

  • Dan terakhir.... sempat belanja craft supplies untuk beberapa order bros flanel. Berasa heaven on earth deh jikalau sedang berasa di toko bahan-alat-jahit *hiperbola*. 
Supply penuh lagi. Senang. Smile termanis dariku :)
Tapi bener lhoo, sakit perut langsung nggak terasa.. Yang ada jadi senang gembira. Salah satu terapi emosional dan psikologis untuk penyakit nih. Temukan hobby atau hal yang paling Kamu senangi, atau yang paling kamu betah menjalaninya dengan penuh cinta. Pasti deh rasa sakit yang sedang diderita untuk sementara waktu jadi teralihkan (nggak seberapa terasa). Tapi jangan lupa istirahat juga ya kalau kondisi sudah sangat lemah dan butuh tidur.

Sekarang jam 1 pagi (dini hari) dan Saya juga harus beristirahat *hehe.

Ciao,

Wassalam.

-hay-



Sunday, April 1, 2012

Pergantian Brand: The Circus Clown

Assalamu Alaikum,

Perkenalkan dulu yaa... Sebelumnya "The Circus Clown" bernama Flanel Craft Shop yang sudah sering wira-wiri alias mondar-mandir di dunia perdagangan bebas :D (baca: toko online di Facebook). Dulu dibentuk oleh 2 orang, Saya sendiri dan salah satu teman hasil ketemu di mantan kantor dulu, Mbak Nia. Tapi sayang akhirnya jarang ketemu karena jarak dan waktu dan juga pada bergelut dengan kesibukannya masing-masing. Lalu jadilah kemudian salah satu personelnya (Saya) mencoba mencari ide ber-flanel (yang ketika itu) banyak berkecimpung di pemesanan merchandise untuk klub olahraga (khususnya Kendo), souvenir ulang tahun anaknya temen-temen deket, pouch (sekitar bentuk - bentuk dompet, phone case, miror case, dsb).

logo Flanel Craft yang pertama kali
Awalnya Flanel Craft Shop memang bertema girlie sekali dan cenderung childish (keliatan dari logonya), trus pasarannya juga untuk anak-anak dan juga ibu-ibu yang suka belanja barang lucu untuk anaknya :D

Tapi kemudian, dikarenakan kesendiriannya (hehe jadi single fighter ternyata nggak gampaang), dan moody-nya, sempat berhenti total, vakum selama beberapa bulan, dan kemudian pada akhirnya, di bulan Maret 2012 ini kembali ingin berkecimpung di dunia kerajinan lagi dengan Brand yang baru. The new face of  the "Flanel Craft Shop".

the brand new logo : "The Circus Clown"

Sekarang Flanel Craft Shop memperkenalkan dirinya menjadi "The Circus Clown", kini hasil - hasil karyanya juga terasa lebih bernuansa gelap, sedikit 'menua', atau mature kalau orang bule bilang :D
Seperti memulai dari awal memang. Menata semua perlahan-lahan, mulai dari membuat logo baru, merubah nama di hampir semua Social Media yang pernah dibangun, lalu menciptakan karya -karya baru yang fresh sehingga calon pembelinya nggak bosen buat browsing belanja-belanji di gallery nantinya.

Pelajaran yang bisa diambil dari pengalaman masa lalu pendirian Flanel Craft Shop ini, kalau kepingin jadi pengrajin yang unik, jadilah crafter, not a seller, or even labour.
Karena penting sekali to put our heart into our creations. That makes your every creations unique. Hehehe jadi pasti hasil karya kita terasa 'beda' dari yang lain, meskipun serupa tapi tak sama lah istilahnya. Karya dan kreasi kita terasa lebih 'hidup' karena mengerjakannya dengan hati. Bukan karena terburu -  buru memenuhi kuota pesanan atau deadline. Bukan karena 'terpaksa' mengerjakan suatu karya karena keburu mau dijual.
Yang terpenting adalah, dari hati.
Pelajaran untuk diri Saya sendiri terutama.. Sekarang atau selanjutnya nanti setiap kali mau berkarya.

Terimakasih sudah menyimak. Sampai jumpa lagii di post-post selanjutnya!.. ^_^

Wassalamu Alaikum,

-hay-